• KIES 2012 Jilid II

    KIES (Kuliah Informal Ekonomi Syariah) merupakan salah satu program kerja dari bidang PSDI SAFF sebagai bentuk 'hadiah' untuk bekal sebelum terjun di dunia ekonomi dan keuangan nantinya. KIES diselenggarakan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai ekonomi syariah khususnya ekonomi publik syariah dan perbankan syariah, sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki mahasiswa STAN. Sehingga.[...]

  • Musyawarah Kerja dan Silaturahim

    Semua bermula dari sini[...]

  • Download soft copy Buletin Dinar Edisi Perdana

    Alhamdulillah.., Buletin Dinar Edisi I terbit.Berikut adalah link untuk mendownload Soft Copy Buletin Dinar

  • #

    #

Tampilkan postingan dengan label Akhlaq. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Akhlaq. Tampilkan semua postingan

Akhlaq Usahawan Muslim

Posted by Sharia Accounting and Finance Forum On Jumat, Maret 16, 2012 1 comment

Dalam kacamata Islam, kegiatan usaha memiliki kode etik yang bisa memelihara kejernihan aturan Ilahi, jauh dari sikap serakah dan egoisme, sehingga membuat usaha tersebut sebagai mediator dalam membentuk masyarakat yang saling mengasihi satu sama lain.
Sebagian kode etik tersebut akan dipaparkan dalam poin-poin berikut.

1.            Niat yang Tulus

Dengan niat yang tulus, semua bentuk aktivitas yang mubah akan berbuah pahala. Hal ini tergambar pada niatnya mencari kebaikan untuk dirinya dengan memelihara diri dari hal-hal yang haram serta memelihara dirinya dari sifat suka meminta-minta yang tidak baik, di samping menjadikan perbuatan itu sebagai sarana untuk mengikat hubungan silaturrahim atau untuk memberi kepada karib kerabat.
Niat yang tulus itu juga tergambar dalam upaya mencari kebaikan untuk orang lain dengan cara ikut andil membangun umat di masa sekarang dan untuk masa mendatang, serta membebaskan umat dari belenggu ketergantungan kepada umat lain. Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى . فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ .

Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang  (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...