Oleh : Siti Afinah Zahra (Bidang KSSD SAFF STAN)
Awalnya, saya sempat ragu-ragu ketika mendapatkan tawaran untuk mewakili SAFF dalam Temilreg kali ini. Pasalnya, saya nggak pernah sekalipun ikut kompetisi ekonomi Islam sebelumnya, ditambah lagi, deadline pengumpulan essay yang tinggal dua hari lagi menambah alasan saya untuk tidak berangkat. Namun, setelah berpikir ulang dan diyakinkan oleh seorang kawan, bahwa tujuan awal kami adalah silaturrahim dan boleh jadi, ini adalah saat-saat terakhir kami untuk memberikan sesuatu untuk SAFF dan untuk STAN, maka jadilah saya membulatkan tekad untuk berangkat. Alhamdulillah, Allah memudahkan jalan kami. Salah satu kawan satu tim saya, Aisyah, adalah anggota tim SOT (STAN Olympic Team) yang notabenenya sudah sering terlibat dalam kompetisi essay dan karya tulis. Juga, kawan saya yang satunya lagi, Diena, sangat luas wawasan ekonomi Islam nya. Bismillah, meskipun nggak tau mau mulai belajar dari mana, kami bertiga mendaftar sebagai satu tim dan satu-satunya tim dari STAN.
Awalnya, saya sempat ragu-ragu ketika mendapatkan tawaran untuk mewakili SAFF dalam Temilreg kali ini. Pasalnya, saya nggak pernah sekalipun ikut kompetisi ekonomi Islam sebelumnya, ditambah lagi, deadline pengumpulan essay yang tinggal dua hari lagi menambah alasan saya untuk tidak berangkat. Namun, setelah berpikir ulang dan diyakinkan oleh seorang kawan, bahwa tujuan awal kami adalah silaturrahim dan boleh jadi, ini adalah saat-saat terakhir kami untuk memberikan sesuatu untuk SAFF dan untuk STAN, maka jadilah saya membulatkan tekad untuk berangkat. Alhamdulillah, Allah memudahkan jalan kami. Salah satu kawan satu tim saya, Aisyah, adalah anggota tim SOT (STAN Olympic Team) yang notabenenya sudah sering terlibat dalam kompetisi essay dan karya tulis. Juga, kawan saya yang satunya lagi, Diena, sangat luas wawasan ekonomi Islam nya. Bismillah, meskipun nggak tau mau mulai belajar dari mana, kami bertiga mendaftar sebagai satu tim dan satu-satunya tim dari STAN.









